Tim Join Inspection Kaji Penyebab Banjir yang Dituding Imbas Proyek Kereta Cepat di KBB

Adi Haryanto
GM Corporate Secretary PT KCIC, Rahadian Ratry. (Foto: iNews.id/Adi Haryanto)

Ke depan, pihaknya punya program KCJB mengajar yang akan diberikan kepada adik-adik sekolah. Semoga program itu juga bisa disinergikan di sekolah tersebut ketika kondisi sudah tidak lagi banjir. 

"Kalau kemarin kan anak-anak pasti tidak nyaman untuk belajar dan terkendala berangkat ke sekolah karena imbas banjir," ujarnya.

Seperti diketahui pembangunan pier atau tiang Trase Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) di kompleks Taman Bunga Cilame sejak tahun 2020 kerap memicu banjir, retakan tanah, serta memutus akses jalan menuju sekolah TPA dan RA Nurul Azmi. Bahkan warga dan murid sempat demo ke kantor desa meminta penyelesaian dari persoalan ini. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Keluhan soal Banjir dan Kereta Cepat Tak Digubris, Warga Ngamprah KBB Geruduk Kantor Desa

57 tahun lalu

Prabowo Jelaskan Alasan Whoosh Harus Sampai Banyuwangi

57 tahun lalu

Dugaan Mark-Up Proyek Kereta Cepat Whoosh Masuki Babak Baru di KPK, Penyelidikan Dimulai

57 tahun lalu

Bos Danantara: Kita sedang Evaluasi Penyelesaian Kereta Cepat Whoosh

57 tahun lalu

Tingkatkan Kenyamanan Penumpang, Akses ke Stasiun Whoosh Karawang Dipercepat 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal