Tim Gabungan Ahli dan Peneliti Universitas Indonesia Ciptakan Peta Sebaran Korona

Iyung Rizky
Direktur Direktorat Inovasi dan Science Universitas Indonesia, Ahmad Gamal saat menjelaskan terkait peta sebaran korona di Indonesia. (Foto: iNews/Iyung Rizky)

Dilihat di peta, seluruh kawasan Jakarta terlihat berwarna merah. Sementara di kawasan Depok berwarna kuning tapi tetap tingkat kerawanan juga cukup tinggi.

Untuk daerah yang berwarna putih, bukan berarti bebas korona. Menurut Ahmad, hal ini bisa jadi karena timnya belum mendapatkan data yang akurat terkait area tersebut.

“Atau bisa juga, banyak yang sakit flu dan batuk tapi tidak melapor, sehingga datanya minim,” katanya.

Ahmad menambahkan, titik koordinat yang ada dalam peta menunjukkan kawasan tempat tinggal pasien, baik yang positif, PDP atau ODP. Selain itu, tim masih berupaya menambahkan titik koordinat layanan kesehatan seperti rumah sakit rujukan, laboratorium yang dapat melakukan tes korona.

“Titik-titik koordinat yang berwarna dalam peta itu juga menunjukkan kerawanan area tersebut,” katanya.

Kini peta ini sudah dapat diakses masyarakat melalui link khusus melalui web browser https://qgiscloud.com/ardiansyah18/CORONA_INA_19032020/. Dia berharap dengan peta ini, dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat akan virus korona terutama di wilayah tempat tinggalnya.

Para Ahli Peneliti Gabungan Universitas Indonesia berharap, data peta overlay ini nantinya dapat mendukung input data untuk portal tersebut dan portal lain guna membantu pengendalian penyebaran virus korona di Indonesia.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mudik Gratis Kapal Perang Diserbu Pemudik, KRI Banda Aceh Angkut Ribuan Orang

57 tahun lalu

Arus Balik Lebaran, Penumpang Kereta di Stasiun Lamongan Tembus Ribuan Orang

57 tahun lalu

Kisah Pemudik Bonceng Istri dan 2 Anak, Pilih Naik Motor demi Hemat Biaya ke Jakarta

57 tahun lalu

3 Jalur Alternatif Bandung-Jakarta yang Layak Dipilih saat Arus Balik Nataru

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Tasikmalaya Jabar, Cek Magnitudonya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal