Terungkap, Ini Identitas 1 Korban Serial Killer Wowon yang Dibuang di Garut

Antara
Satu korban pembunuhan berantai Wowon yang dibuang ke Garut bernama Siti. (Foto: Ilustrasi/ist)

"Selain mengantarkan ke Mataram, Noneng diperintah oleh Wowon untuk membunuh Siti dengan cara mendorong Siti ke laut di Surabaya (tetapi perintah ini tidak dilaksanakan)," ujar Trunoyudo.

Dari informasi yang diperoleh, keenam istri Wowon adalah Wiwin, Ende, Heni, Iis, Halimah, dan terakhir almarhumah Ai Maemunah. Dari enam istri tersebut, tiga di antaranya tewas dibunuh yaitu Wiwin, Halimah dan Ai Maemunah.
 
Halimah adalah ibu dari Ai Maemunah yang tewas dibunuh oleh rekan Wowon, yakni, Solihin alias Duloh di Cianjur, Jawa Barat. Sementara Wiwin, istri Wowon asal Kota Cimahi, dibunuh lalu dikubur di satu lubang dengan ibunya bernama Noneng. "Jadi, korban tewas sementara berjumlah sembilan orang," ujar Trunoyudo.
 
Diberitakan sebelumnya, kasus pembunuhan berantai, terduga oleh Wowon Erawan alias Aki, Solihin alias Duloh, dan Dede Solahuddin ini berawal dari kematian tiga dari lima orang di Kampung CIketing, Bantargebang, Kota Bekasi pada Kamis (12/1/2023).

Korban bernama Ai Maemunah dan kedua anaknya Ridwan Abdul Muiz (20), dan M Riswandi (16) tewas dibunuh dengan cara diracun.

Kemudian di Cianjur ditemukan lima orang korban yakni Wiwin yang merupakan istri Wowon, serta Bayu dan Neng Ayu anak mereka, Polisi juga menemukan jasad Noneng mertua Wowon.

Kemudian, Halimah istri lain Wowon yang dibunuh Solihin alias Duloh. Terdapat satu korban lagi namun jasadnya dibuang ke laut oleh komplotan Wowon yang diketahui bernama Siti.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengatakan, kasus ini adalah pembunuhan berantai atau serial killer yang dikemas dengan modus supranatural dengan janji membuat korban menjadi kaya.
 
"Mereka melakukan serangkaian pembunuhan atau biasa disebut 'serial killer' dengan motif janji-janji yang dikemas supranatural untuk membuat orang menjadi sukses atau kaya," kata Fadil Imran dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (19/1/2023).

Irjen Pol Fadil Imran menyatakan, Wowon dan komplotannya melakukan pembunuhan kepada para korban karena dianggap berbahaya setelah mengetahui praktik kejahatan tersebut.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ungkap Pembunuhan Berantai, Polda Metro Jaya Datangi Rumah 2 Pelaku di Cianjur

57 tahun lalu

Wowon Tersangka Kasus Pembunuhan Berantai Bekasi dan Cianjur Beristri 6, Tiga Jadi Korban

57 tahun lalu

Kasus Pembunuhan Berantai, Istri Wowon Ngaku Tak Tahu Ada Mayat Terkubur di Rumah

57 tahun lalu

Terungkap TKW Lolos dari Pembunuhan Berantai di Bekasi, Polisi: Keluarga Tersangka Juga

57 tahun lalu

Tanggapi Kasus Pembunuhan Berantai di Bekasi dan Cianjur, Ini Kata Ridwan Kamil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal