BANDUNG, iNews.id - Untuk mencegah penularan Covid-19 seiring tingginya mobilitas masyarakat menjelang Labaran 2021, pengelola Terminal Leuwipanjang menerapkan pemeriksaan menggunakan GeNose C19. Pemeriksaan GeNose C19 tersebut dilakukan secara acak dan gratis.
Kepala Terminal Leuwipanjang Asep Hidayat mengatakan, pemeriksaan calon penumpang menggunakan GeNose C19 diterapkan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
Alat GeNose C19 tersebut, kata Asep, tersedia di depan loket tiket perjalanan Terminal Leuwipanjang. Namun pemeriksaan GeNose dilakukan secara random. Jadi tidak semua calon penumpang diperiksa menggunakan GeNose C19.
"Sampai sejauh ini, belum ditemukan calon penumpang yang positif Covid-19 berdasarkan pemeriksaan GeNose C19. Kalau ada yang positif, keberangkatannya ditangguhkan. Penumpang yang bersangkutan diminta memeriksakan diri lebih lanjut dengan rapid test antigen atau rapid test PCR," kata Asep.
Asep mengemukakan, masih menunggu surat edaran dari pemerintah pusat mengenai larangan mudik di Terminal Leuwipanjang. Selain itu, melaksanakan sosialisasi kepada penumpang mengenai larangan mudik.