"Rencananya terminal itu dibangun dengan anggaran Rp4 miliar dan saat ini sedang proses lelang di ULP. Nanti fungsinya bukan hanya terminal tapi ada resto, stand dan etalase yang menampilkan produk UMKM KBB," ujarnya.
Ketua Ketua DPC Organisasi Angkutan Darat (Organda) KBB Asep Dedi Setiawan mengatakan, Organda mendukung Terminal Curug Agung menjadi terminal Tipe C. Sedari awal pihaknya juga sudah mendorong agar Sub Terminal Padalarang yang berada di Pasar Curug Agung bisa menjadi terminal tetap.
Sebab keberadaan Terminal Curug Agung bisa menjadi solusi kemacetan di Padalarang. Sedikitnya ada empat trayek yang melintas melalui jalur Gedong Lima seperti Padalarang-Gunung Bentang; Padalarang-Rajamandala; Padalarang-Cikalongwetan; dan Padalaran-Pangheotan.
"Terminal Curug Agung merupakan salah satu solusi mengatasi kemacetan di Padalarang, yang selama ini sering terjadi akibat angkot yang berhenti sembarangan, tutur Asep Dedi Setiawan.