"Saat kejadian tidak ada warga yang melintas karena kondisinya hujan lebat. Hari Senin nanti juga rencananya kawat seling akan dikencangkan karena memang secara berkala harus dikencangkan," tutur dia.
Sementara, Kepala Desa Babakan, Anyar Budi Wahyu Darmadi mengatakan, putusnya jembatan gantung tersebut menghambat aktivitas warga. Pasalnya, warga biasa beraktivitas dengan menggunakan jembatan itu.
"Sangat merugikan sekali terutama bagi masyarakat yang selalu melintasi jembatan ini. Jadi masyarakat terpaksa harus muter lagi ke jalan raya biasa dan itu memerlukan waktu dan ongkos lebih. Saya mohon diperbaiki lagi karena material jembatannya tidak hanyut masih tersangkut di pinggir sungai," ucapnya.