Kelima kecamatan merupakan kawasan langganan banjir setiap hujan deras melanda Bandung Raya. Antara lain, Baleendah, Dayuehkolot, Bojongsoang, dan Margahayu. Banjir di empat sampai saat ini belum surut.
Ketinggian air banjir rata-rata 20-50 sentimeter (cm). Bahkan, di Kecamatan Baleendah dan Dayuehkolot, tinggi muka air (TMA) banjir mencapai 150 cm atau 1,5 meter.
Air banjir masih merendam permukiman dan jalan raya. Akibatnya, aktivitas warga terganggu. Sebagian warga memilih tak berangkat kerja karena harus membersihkan rumah sambil berharap banjir segera surut.
"Banjir terjadi karena hujan intensitas ringan sampai sedang terjadi cukup lama yang mengakibatkan aliran Sungai Citarum meluap," kata Manajer Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Akhmad Djohara kepada wartawan melalui ponsel, Selasa (25/5/2021).
Akhmad Djohara mengemukakan, di Kecamatan Dayeuhkolot sebanyak 5.761 kepala keluarga (KK) atau 19. 951 jiwa terdampak banjir. Di kecamatan ini, sebanyak 4.165 rumah, dua sekolah, dan delapan tempat ibadah terendam banjir.