Tengkulak Domba di Lengkong Sukabumi Terancam Dipenjara gegara Pura-pura Dibegal Kehilangan Rp10 Juta

Dharmawan Hadi
Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede. (Foto: Istimewa)

SUKABUMI, iNews.id - DR, tengkulak domba di Desa, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi terancam dipenjara gegara pura-pura dibegal dan kehilangan 10 juta. Setelah diseldiki, ternyata peristiwa itu hanya rekayasa pelaku.

Kasus ini bermulai dari viralnya video dugaan pembegalan DR, seorang tengkulak domba. Dalam video, korban yang mengendarai sepeda motor Honda Revo, terlihat terkulai lemas di pinggir jalan. Informasi yang dihimpun, lokasi kejadian dalam video tersebut terjadi di Jalan Raya Jampangtengah-Kiaradua, perkebunan Wangun, Kampung Sampora, Desa, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (9/4/2023) sekitar pukul 15.40 WIB.

"Muhun kang iyeu tah nu di begal iyeu tah tangkulak domba acisna 10 juta (Iya kang, ini yang dibegal tengkulak domba uangnya 10 Juta). Haneut keneh bieu pisan (Masih hangat barusan saja). Hati-hati ka rekan-rekan," ujar seorang pria dalam cuplikan video berdurasi 12 detik tersebut.

Namun saat dilakukan penyelidikan oleh Tim Resmob Satreskrim Polres Sukabumi yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Dian Pornomo, ditemukan fakta lain yang menguatkan bukti bahwa pembegalan tersebut hanya rekayasa yang dibuat oleh pelaku berinisial DR.

"Anggota saya sudah mengecek ke TKP. Kemudian melakukan penyelidikan. Ternyata informasi pembegalan itu tidak benar melainkan hanya sebuah rekayasa oleh pelaku DR," kata Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede, Rabu (12/4/2023).

Cerita pembegalan tersebut, ujar AKBP Maruly Pardede, hanya akal-akalan pelaku untuk menutupi kejadian aslinya. Pelaku telah memakai uang yang disimpan di rekening, mengarang cerita seolah-olah telah dibegal karena takut ketahuan oleh istrinya.

"Kini pelaku sudah diamankan dan dimintai keterangan dengan dugaan membuat laporan palsu yang meresahkan masyarakat, terhadap pelaku dapat dijerat pasal 220 KUHP dan diancam dengan pidana penjara paling lama 1 tahun 4 bulan," ujar AKBP Maruly Pardede.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rem Blong, Truk Tronton Terguling hingga Timpa 3 Kendaraan di Sukabumi

57 tahun lalu

Ibu Rumah Tangga di Sukabumi Nekat Loncat dari Atas Jembatan, Korban Luka Berat

57 tahun lalu

Kecelakaan di Sukabumi Hari Ini, Sedan Tabrak Warung dan Motor, 2 Luka-luka

57 tahun lalu

Kesal Sering Diusir, Ponakan Tikam Paman hingga Tewas di Cibadak Sukabumi

57 tahun lalu

Jadwal Kereta Sukabumi-Bogor dan Stasiun yang Dilewati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal