Telat Bayar SPP, 2 Siswa SMA Dikeluarkan dari Sekolah di Bandung

Agus Warsudi
Orangtua siswa yang mengadukan SMA Pelita Nusantara saat mendatangi KCD Wilayah VII Disdik Provinsi Jabar di SMKN 1 Cimahi, Kota Cimahi, Jawa Barat. (Foto: SINDOnews/Adi Haryanto)

CIMAHI, iNews.id – Dua siswa bernama Andi Rizki Al-Ghani R dan Erland Agung Yudha dikeluarkan secara sepihak Sekolah Menengah Atas (SMA) Pelita Nusantara (Pelnus) Kota Bandung, Jawa Barat. Mereka dikeluarkan lantaran telat membayar SPP.

Tak terima dengan tindakan sekolah, orangtua siswa pun mengadukannya ke Kantor Cabang Dinas (KCD) wilayah VII Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat (Jabar) di SMKN 1 Cimahi, Jalan Mahar Martanegara, Kota Cimahi.

Kebetulan orangtua siswa menjabat sebagai ketua dan pengurus komite sekolah. Ditengarai, anak mereka menjadi korban dari kekesalan sekolah kepada komite yang dinilai sangat kritis. Sehingga dengan alasan terlambat membayar SPP, anak-anak mereka dikeluarkan.

"Selama ini anak saya tidak pernah melanggar aturan, tapi hanya karena sekali telat membayar SPP langsung dikeluarkan," ujar orangtua siswa, sekaligus Ketua Komite Sekolah Andi M Ridwan, Sabtu (20/4/2019).

Menurutnya, alasan itu terkesan dicari-cari. Andi menilai pihak sekolah memendam kekesalan kepada dirinya sebagai komite sekolah. Selama ini komite sering mempertanyakan sarana belajar yang dijanjikan di bawah Yayasan Harapan Bangsa Indonesia Maju (HBIM).

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sekolah Keluarkan 2 Siswa Pemberi Kotoran Manusia ke 77 Adik Kelas di NTT

57 tahun lalu

Tak Bayar Infak, Siswa SMP Ini Dikeluarkan Sekolah di Nunukan Kalimantan Utara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal