Kapolsek Mangkubumi Iptu Endang Wijaya mengatakan, posisi korban saat pertama kali ditemukan, telentang di tempat tidur dengan kondisi pakaian tersingkap hingga dadanya. Korban juga tak memakai celana dalam.
"Saat hendak dilakukan olah TKP, kamar korban dalam keadaan terkunci dari dalam. Sehingga untuk masuk ke dalam kamar, warga pun terpaksa harus membongkar jendela kosan," kata Kapolsek Mangkubumi.
Dari keterangan warga sekitar, ujar Iptu Endang Wijaya, korban sudah dua hari tak keluar kamar kosan di dalam kamar ditemukan asbak dengan kondisi banyak puntung rokok.
"Dari ponsel korban, petugas mendapati chat WhatsApp terakhir online dua hari lalu sekitar jam 21.46 WIB. Dalam chat itu, korban sempat meminta maaf kepada seorang pria yang dia panggil, yang," ujar Aiptu Endang Wijaya.
Menurut Kapolsek Mangkubumi, jasad korban ditemukan setelah petugas mendapatkan laporan dari masyarakat terkait kejadian ini. Mereka mencium bau tak sedap dari kamar korban.
"Untuk memastikan penyebab kematian korban, kami masih melakukan penyelidikan Polsek Mangkubumi dan Satreskrim Polresta Tasikmalaya," tutur Kapolsek Mangkubumi.