Tangkuban Parahu Tak Sumbang PAD ke KBB dan Subang, Pengelolaan Harus Dievaluasi

Adi Haryanto
Lokasi wisata Tangkuban Parahu (Yudy/iNews)

BANDUNG BARAT, iNews.id - Pengelolaan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tangkuban Parahu oleh pihak swasta selama 30 tahun harus dievaluasi. Sebab, selama dikelola swasta, tidak ada sumbangan pendapatan asli daerah (PAD), baik bagi Pemda Kabupaten Bandung Barat (KBB) maupun Subang.

"Pemanfaatan Gunung Tangkuban Parahu yang dikelola oleh satu perusahaan harus dievaluasi. Pemanfaatannya harus memberikan manfaat untuk masyarakat. Termasuk pendapatan asli daerah (PAD) ke daerah sekitarnya," kata anggota DPR Ono Surono di Lembang, KBB.

Pemerintah pusat, ujar Ono Surono, harus berani mengevaluasi pengelolaan di TWA Tangkuban Parahu. Permasalahan tersebut berawal dari isu besar kemiskinan yang berada di kantong-kantong kehutanan dan perkebunan di sekitar TWA Gunung Tangkuban Parahu.

Di sisi lain, pengelola program kehutanan harus mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan pemerintah. Selain itu program kehutanan berupa kemitraan dengan rakyat harus diterapkan. 

Sementara selama ini masyarakat yang berada di sekitar perkebunan dan kehutanan tersebut tidak diberdayakan.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jabatan Kades Cibogo Lembang KBB Dicopot karena Jadi Tersangka Korupsi Aset Tanah

57 tahun lalu

Bus Hilang Kendali Tabrak 6 Kendaraan di Simpang Tol Padalarang KBB, 1 Luka

57 tahun lalu

Dipanggil DPRD soal Polemik Isu Rotasi Mutasi, Pejabat Pemda KBB Mangkir

57 tahun lalu

Jalan Ambles di Tugumukti Cisarua KBB Butuh Rp1 Miliar, Perbaikan Tak Bisa Tahun Ini

57 tahun lalu

Open Bidding Sekda KBB Diminta Ditunda karena Dinilai Berpotensi Timbulkan Kegaduhan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal