Tanah Bergerak, Warga Satu Kampung di Sukaresmi Cianjur Terisolasi

Antara
Pondasi salah satu rumah yang terdampak tanah bergerak di  Desa Rawabelut Cianjur, tampak mulai longsor. (Foto: Antara)

Pantauan di lokasi, pergerakan tanah di Desa Rawabelut, bukan pertama kali, namun beberapa tahun yang lalu tepatnya di 2016 dan 2014, sempat terjadi. Akan tetapi kedalamannya tidak separah tahun ini, dimana pergerakan dan kedalaman beragam mulai dari 1 meter hingga 2 meter. Sehingga merusak rumah warga dan jalan utama antarkampung.

Kepala Desa Rawabelut, Sarip Hidayat, mengatakan, pergerakan tanah mulai terjadi sejak satu hari sebelumnya setelah hujan deras mengguyur lebih dari empat jam. Pergerakan tanah terjadi hampir bersamaan di sejumlah perkampungan dengan kedalaman beragam.

"Kami langsung mengimbau warga untuk mengungsi karena takut pergerakan tanah meluas dan dapat merusak rumah. Persitiwa sebelumnya beberapa rumah warga roboh," kata Sarip.

Dia menambahkan, hingga saat ini, petugas gabungan masih melakukan pendataan berapa banyak rumah yang terdampak mulai dari roboh, rusak berat dan rusak ringan. Dari beberapa laporan yang masuk belasan rumah rusak berat dan beberapa di antaranya roboh.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penasaran Lihat Rumah Tergerus Longsor, Khodijah Nyaris Terkubur di Cipanas Cianjur

57 tahun lalu

Gelombang Tsunami Terjang Sulut Dampak Gempa Besar, Ketinggian Bervariasi

57 tahun lalu

Waspada Dampak Gempa Besar Filipina, Sirene Peringatan Tsunami Berbunyi di Gorontalo Utara

57 tahun lalu

Banjir Bandang Terjang 5 Desa di Gorontalo Utara, Tinggi Air Capai 2 Meter

57 tahun lalu

Bocah di Cianjur Hilang 2 Hari Ternyata Tenggelam di Sungai, Pencarian Masih Dilakukan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal