Tanah Bergerak, Longsor Susulan Intai Puluhan Warga Gununghalu Bandung Barat

iNews
Rumah retak dampak pergerakan tanah di Bandung Barat. (Foto: Istimewa)

"Kami belum menerima laporan korban jiwa maupun luka-luka, namun warga sangat khawatir karena mereka tidak tahu kapan bencana susulan terjadi," ucapnya.

Pemerintah desa bersama pihak kecamatan telah mengajukan permohonan kajian geologi dan teknis kepada BPBD Bandung Barat untuk mengetahui tingkat kerawanan wilayah tersebut.

BPBD menilai kajian dari tim ahli sangat penting guna menentukan langkah penanganan dan mitigasi bencana agar risiko yang lebih besar dapat dicegah.

"Hasil kajian tersebut diharapkan mampu memberikan rekomendasi jelas mengenai tingkat kerawanan bencana, serta panduan langkah penanganan yang harus dijalankan oleh pemerintah desa maupun masyarakat agar risiko dampak yang lebih parah dapat dihindari," ujarnya.

Sebagai langkah sementara, warga yang rumahnya mengalami kerusakan diminta untuk mengungsi demi keselamatan. "Penanganan jangka panjangnya kita mengajukan kajian geologi agar segera dilakukan dan kami bisa mengambil langkah selanjutnya," katanya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tanah Bergerak di Sukabumi Meluas, 101 Rumah Rusak dan 367 Warga Mengungsi

57 tahun lalu

Ambulans Bawa Pasien Terjebak Longsor di Mamuju

57 tahun lalu

Longsor di Medan Timpa Pekerja, 1 Tewas 1 Lainnya Belum Ditemukan

57 tahun lalu

Longsor Putus Akses Kerinci–Bangko, Polisi Berlakukan Sistem Buka Tutup

57 tahun lalu

Longsor Terjang Permukiman Warga di Agam, 1 Orang Tewas 6 Luka-Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal