Salah seorang warga, Dewi, mengaku kecewa tidak kebagian vaksin. Padahal sudah datang ke puskesmas sebelum loket dibuka dan mengantre berjam-jam.
"Saya gak kebagian, dari pagi sudah nunggu, ya sekitar tiga jam. Kayaknya jangan seperti ini polanya, kan jadi kerumunan," ujar dia bernada kecewa.
Sementara itu, antusias warga terhadap vaksinasi di Kabupaten Subang mengalami lonjakan cukup tinggi semenjak isu vaksin menjadi syarat mendapatkan bantuan sosial. Warga berharap penyelenggara vaksinasi lebih siap agar terhindar kerumunan dan tak ada yang tidak kebagian.