Tak Ada Beras Murah di Purwakarta, Tukang Nasi Uduk Kurangi Pembelian dan Porsi

Irwan
Harga beras di Purwakarta masih mahal sehingga berdampak kepada para pelaku usaha kecil. (Foto: iNews.id/Irwan)

Pengurangan pembelian ini sebagai cara untuk menyiasati mahalnya harga beras. Selain juga mengurangi sedikit porsi nasi uduk yang dijualnya. 

Sementara tingginya harga beras menurut sejumlah pedagang sudah terjadi sejak beberapa bulan lalu. Penyebabnya mereka tak mengetahuinya secara pasti. Namun mereka menduga sebagai dampak musim kemarau, para petani tidak menanam padi atau gagal panen,

Para pedagang pun mengaku dengan tingginya harga beras, pembeli juga menurunkan jumlah pembeliannya, sehingga menurunkan omzet.

"Sejak kenaikan beras omzet menurun sekitar 50 persen dari situasi normal," tutur Zaenudin, pedagang.

Diperkirakan harga beras masih akan tinggi seiring masih berlangsung kemarau panjang. Untuk menstabilkan harga, para pedagang dan pembeli berharap pemerintah segera menggelar operasi pasar beras.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terik Matahari Tak Dirasa, Ribuan Warga Cimahi Rela Antre demi Bantuan Beras

57 tahun lalu

Rem Blong, Truk Bermuatan 25 Ton Beras Kecelakaan di Salatiga

57 tahun lalu

Pemerintah Pastikan Pangan Aman, 44.000 Ton Beras Disalurkan ke Sumatera

57 tahun lalu

3 Pemuda di Surabaya Babak Belur Dihajar Massa usai Tepergok Curi 2 Karung Beras

57 tahun lalu

Perum Bulog Salurkan 2.491 Ton Beras SPHP di Jatim, Tersebar di 828 Titik 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal