Sementara itu, Tati Hendrawati, orang tua siswa mengatakan, uang tabungan selama setahun dan seharusnya bisa diambil. Namun hingga saat ini tidak bisa karena uang tabungan siswa telah dibawa kabur. "Uang tabungan anak saya sebesar Rp20 juta dan akan digunakan untuk persiapan kuliah anaknya," kata Tati Hendrawati.
Dodi, koordinator aksi orang tua murid mengatakan, mantan kepala sekolah bernama Ijang (60) diduga membawa kabur uang tabungan milik ratusan siswa. Orang tua telah empat kali melakukan aksi ini menuntut uang tabungan segera dikembalikan.
Para orang tua sudah merasa bosan dengan anji pelaku karena tidak pernah ditepati. Pelaku (Ijang) merupakan kepala sekolah di SDN 1 Pakemitan. "Rencananya para orang tua siswa kembali akan melakukan aksi hingga uang tabungan anak kami dikembalikan. Jika tidak, kami akan menempuh jalur hukum melaporkan kasus ini ke polisi," kata Dodi.