“Kalau dilihat mahasiswa kebanyakan sudah ingin masuk ke kampus dan sudah mulai jenuh dengan kuliah online,” kata Boy dalam keterangan resminya.
Hal ini terlihat dari hasil poling mengenai lokasi di kampus yang ingin dikunjungi mahasiswa. Sebanyak 37,8 persen responden menginginkan mengunjungi ruang kelas, sedangkan 22,5 persen memiliki keinginan mengunjungi kantin kampus dan 17,9 persen menginginkan untuk mengunjungi perpustakaan.
Lebih lanjut Boy menjelaskan, hasil survei ini akan menjadi pertimbangan bagi Unpad untuk mengimplementasikan pembelajaran berbasis hybrid. Rencananya, Unpad akan membuka kampus dengan terbatas mulai semester ganjil 2021/2022 pada Agustus mendatang.
Guna menunjang pembukaan aktivitas kampus secara terbatas, pihaknya bersama Satuan Tugas Covid-19 Unpad menyiapkan protokol kesehatan yang ketat untuk aktivitas belajar di kelas maupun praktikum.
“Dengan adanya hybrid learning ini, kita akan atur secara ketat kegiatan pembelajaran dan kemahasiswaan di dalam kampus,” ujar Boy.