Sungai Cidahu Mengering, Persawahan di Jampangtengah Sukabumi Terancam Gagal Panen

Ilham Nugraha
Kondisi pertanian Padi di Jampangtengah Sukabumi, terancam gagal panen. (Foto: iNews.id/Ilham Nugraha)

SUKABUMI, iNews.id - Belasan hektare lahan pertanian padi di wilayah Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menghadapi ancaman gagal panen. Ancaman tersebut menyusul kekeringan yang telah berlangsung di wilayah itu selama sebulan lebih. 

Seperti petani di Kampung Naringgul, Desa Jampangtengah, yang mengalami kesulitan akibat berkurangnya debit air yang mengaliri lahan pertanian.

"Situasi ini sudah berlangsung lebih dari satu bulan tanpa adanya hujan. Debit air Sungai Cidahu yang mengalir semakin berkurang," akata Dadi Supardi dari Pusat Pengendalian Bencana Kecamatan Jampangtengah, Minggu (30/7/2023).

Kata Dadi, Kekeringan yang berkepanjangan telah menimbulkan berbagai tantangan bagi para petani di daerah tersebut. Kurangnya pasokan air untuk mengairi lahan pertanian menjadi masalah utama yang mengancam hasil panen padi. 

"Tanaman padi membutuhkan jumlah air yang cukup untuk pertumbuhan dan produksi yang optimal, dan kurangnya air dapat menyebabkan tanaman layu dan gagal panen," ujarnya. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

50 Hektare Sawah di Karawang Gagal Panen, Petani Nunggak Utang Modal Tanam

57 tahun lalu

Kebocoran Sumur Minyak di Sulsel Sebabkan Sawah Gagal Panen, Perusahaan Akan Beri Kompensasi

57 tahun lalu

Simak! Penyebab Sejumlah Bahan Pangan di Bangka Barat Naik

57 tahun lalu

Kekeringan Dampak Kemarau Landa Bojonegoro, 31 Desa Krisis Air Bersih

57 tahun lalu

DIY Siaga Darurat Kekeringan, BPBD Ajukan Bantuan Hujan Buatan ke Pusat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal