Sulitnya Nelayan Cipatujah Perbaiki Mesin Kapal Rusak, Harus ke Pangandaran atau Cilacap

Agus Warsudi
Sony Al Majid, pemilik bengkel di Desa Sindangkerta, Kecamatan Cipatujah mendapat bantuan peralatan untuk memperbaiki mesin kapal nelayan. (FOTO: istimewa)

TASIKMALAYA, iNews.id - Cipatujah merupakan satu dari 39 di Kabupaten Tasikmalaya yang dikenal sebagai sentra perikanan tangkap. Penduduk Kecamatan Cipatujah mayoritas bermata pencaharian nelayan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tasikmalaya dalam angka pada 2022, produksi perikanan tangkap di Cipatujah mencapai 841,20 ton.

Namun, para nelayan pesisir laut Kecamatan Cipatujah mengeluhkan ketiadaan bengkel yang mampu menangani kerusakan mesin berat kapal akibat keterbatasan alat.

Para nelayan harus mengeluarkan biaya besar untuk memperbaiki mesin kapal rusak ke Kabupaten Pangandaran berjarak 80 kilometer (km) atau ke Cilacap, Jawa Tengah sejauh 100 km.

Waktu tempuh dari Cipatujah ke Pangandaran lebih dari dua jam. Sedangkan dari Cipatujah ke Cilacap memakan waktu lebih dari 5 jam.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bantu Ekonomi Masyarakat, WNSG Bangun Rumah Produksi Pisang Sale di Tasikmalaya

57 tahun lalu

Polisi Kembangkan Kasus Sabu Kepala Bappelitbangda Kota Tasikmalaya

57 tahun lalu

Pejabat dan Office Boy Bappeda Kota Tasikmalaya Ditangkap Polisi, Diduga Gunakan Sabu

57 tahun lalu

Anak Punk asal Tasikmalaya Nyaris Tenggelam di Pantai Batuhiu Pangandaran

57 tahun lalu

Pemuda Antusias Ikut Workshop Lukis Batik Khas Tasikmalaya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal