Sulap Limbah Daun Nanas Jadi Kain, Pemuda Subang Berhasil Ekspor, Raup Omzet Puluhan Juta Rupiah

Yudy Heryawan Juanda
Alan Sahroni menunjukkan produk kerajinan dari limbah daun nanas. (FOTO: iNews/YUDY HERYAWAN JUANDA)
Pekerja menenun benang dari limbah daun nanas. (FOTO: iNews/YUDY HERYAWAN JUANDA)

Alan menuturkan, CSR dari Pertamina EP sangat berdampak bagi perkembangan usahanya, terutama mesin dan pelatihan bagi masyarakat sehingga produktivitas hasil olahan limbah daun nanas meningkat. 

"Sebanyak 300 kilogram limbah daun nanas dapat diubah menjadi 7 kg serat kering. Omzet dari penjualan serat limbah nanas dan produk kerajinannya antara Rp15 juta hingga Rp30 juta per bulan," tutur Alan.

Imas Fitriana, warga sekitar, mengaku sangat senang dilibatkan dalam pemanfaatan limbah daun nanas tersebut. Dengan usaha itu, dia bisa membantu suami memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sejarah Kesenian Sisingaan Khas Jawa Barat, Ekspresi Perlawanan Rakyat Subang terhadap Penjajah

57 tahun lalu

Kawasan Industri Pulogadung Bakal Dipindah ke Subang, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Innalillahi, Jasad Pemotor Hilang Terseret Banjir di Subang Ditemukan 53 Km dari TKP Awal

57 tahun lalu

Hilang Terseret Banjir, Nasib Perempuan Muda di Subang Masih Belum Diketahui

57 tahun lalu

Polisi Kesulitan Ungkap Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Ini Kendalanya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal