Studi Banding tentang Kopi, 2 Pejabat Majalengka Ikut Terjebak Banjir Bandang di Aceh

iNews
Dua pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka, Jawa Barat, sempat terjebak bencana banjir bandang di Kabupaten Takengon, Aceh. (Foto: Istimewa).

MAJALENGKA, iNews.id – Dua pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka, Jawa Barat, sempat terjebak bencana banjir bandang di Kabupaten Takengon, Aceh, saat mengikuti studi banding tentang kopi. Peristiwa ini membuat komunikasi dengan mereka terputus selama beberapa hari.

Kedua pejabat tersebut, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan, Gatot Sulaeman serta Kepala Bapendalitbang, Yayan Sumantri. Mereka sebelumnya menghadiri undangan dari Bank Indonesia (BI) Cabang Cirebon untuk mengikuti kegiatan studi banding kopi di Aceh. 

Perjalanan mereka terhambat setelah jembatan penghubung di lokasi kegiatan putus akibat terjangan banjir bandang. Setelah melalui masa sulit di daerah terdampak, akhirnya Gatot Sulaeman dan Yayan Sumantri berhasil kembali ke rumah mereka. 

Keduanya tiba di Jakarta hari ini melalui Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, sebelum melanjutkan perjalanan ke Majalengka. "Ada putus komunikasi beberapa hari tapi tadi malam sudah bisa komunikasi. Waktunya (studi banding) diundur karena ada bencana itu," kata Bupati Majalengka, Eman Suherman. 

Dia bersyukur atas kepulangan mereka dengan selamat, sekaligus menegaskan bahwa Pemkab Majalengka masih menunggu kepulangan pejabat lainnya yang ikut serta dalam rombongan studi banding.  

Kondisi di lokasi bencana sempat menyulitkan para peserta studi banding, termasuk ASN yang mendampingi. Foto-foto yang beredar menunjukkan situasi darurat di sekitar jembatan yang rusak serta aktivitas para pejabat yang berusaha bertahan hingga jalur transportasi kembali terbuka.  

Kini, setelah kepulangan dua pejabat tersebut, suasana di lingkungan Pemkab Majalengka kembali tenang.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dampak Banjir Pidie Jaya, Kendaraan Tertimbun Lumpur Tebal Mulai Dievakuasi Gunakan Alat Berat

57 tahun lalu

Banjir Bandang Lumpuhkan Pendidikan di Pidie Jaya, Puluhan Sekolah Rusak Tertimbun Lumpur

57 tahun lalu

Banjir Bandang Terjang 5 Desa di Gorontalo Utara, Tinggi Air Capai 2 Meter

57 tahun lalu

Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

57 tahun lalu

Update Banjir Bandang di Tanah Datar, 67 Rumah Rusak dan 5 Jembatan Hanyut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal