Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kondisi Terkini Aceh Utara, Sejumlah Kecamatan Masih Terendam Banjir dan Terisolasi
Advertisement . Scroll to see content

Banjir Bandang Lumpuhkan Pendidikan di Pidie Jaya, Puluhan Sekolah Rusak Tertimbun Lumpur

Senin, 01 Desember 2025 - 14:08:00 WIB
Banjir Bandang Lumpuhkan Pendidikan di Pidie Jaya, Puluhan Sekolah Rusak Tertimbun Lumpur
Lumpur tebal menimbun sekolah usai banjir bandang yang melanda Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. (Foto: iNews). 
Advertisement . Scroll to see content

PIDIE JAYA, iNews.id - Banjir bandang yang melanda Kabupaten Pidie Jaya, Aceh pada Rabu (26/11/2025) meninggalkan luka mendalam bagi masyarakat. Ribuan rumah warga dan fasilitas umum rusak. 

Selain itu, puluhan bangunan sekolah ikut hancur diterjang derasnya arus sungai. Bahkan, sebagian sekolah tertimbun material lumpur setinggi lebih dari tiga meter, membuat aktivitas belajar mengajar lumpuh total hingga saat ini.  

"Tahun ini tidak kita perkirakan bahwa tertanam lumpur bawaan banjir bandang yang kira-kira tiga meter. Jadi fasilitasnya tidak adapat digunakan dalam waktu dekat," ujar Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalla, Senin (1/12/2025).

Sekolah-sekolah yang terdampak meliputi SD, SMP, MIN hingga SMA di kawasan Desa Bie, Kecamatan Meurah Dua. Kondisi paling parah terjadi di SMPN dan SMAN 2 Meureudu, di mana seluruh bangunan tertutup lumpur akibat lokasi sekolah yang berada dekat dengan aliran sungai. 

Beberapa bangunan bahkan terseret arus, menyisakan puing-puing yang sulit dikenali.  

Murthalla yang meninjau langsung lokasi SMAN 2 Meureudu, sempat terperosok ke dalam lumpur sedalam lebih dari satu meter. Dia akhirnya ditarik keluar oleh rombongan kepala sekolah dan pejabat yang ikut mendampingi kunjungan tersebut. 

Dengan sekolah-sekolah yang rusak parah dan tertimbun lumpur, dunia pendidikan di Pidie Jaya kini benar-benar lumpuh. Murid-murid tidak bisa kembali ke ruang kelas, sementara pemerintah daerah bersama dinas terkait tengah berupaya mencari solusi darurat agar proses belajar mengajar tetap bisa berjalan meski dalam keterbatasan.  

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut