Salah seorang sopir Elf, Nono mengaku kesulitan memperoleh solar dalam beberapa hari terakhir. Akibatnya, dia hanya dapat bekerja selama setengah hari karena harus menghemat sisa bahan bakar yang dimiliki.
"Paling setengah jalan, kalau di mana-mana (solar) tidak ada ya sudah pulang siang," kata Nono.
Sementara itu, pengawas salah satu SPBU di Kota Majalengka, Arya Nugraha, membenarkan bahwa stok solar telah kosong selama tiga hari. Hingga kini, pihaknya masih menunggu pasokan baru dari Pertamina.
"Sudah tiga hari (solar kosong) karena alokasi masih sama sementara penjualan semakin meninkat," ujar Arya.
Masyarakat berharap pemerintah dan pihak terkait segera memastikan kelancaran distribusi solar agar aktivitas transportasi dan distribusi barang dapat kembali berjalan normal.