"Teman-teman saya juga pernah mengabari aksi pencurian dengan modus mengecek listrik pernah terjadi di daerah lain di Kecamatan Limbangan," kata Enung.
Enung megata, tiga handphone raib setelah orang itu masuk ke rumah untuk mengecek listrik. "Semuanya hilang dan tidak aktif saat dihubungi," ujarnya.
Akibat aksi petugas gadungan itu, Enung mengaku mengalami kerugian materi sebesar Rp5 juta. "Dihitung-hitung Rp5 juta, karena yang hilang HP suami Rp2 juta dan dua HP lagi Rp1,5 jutaan," sebutnya.
Diketahui, aksi pencurian ini terjadi saat aliran listrik di permukiman warga tersebut padam. Pelaku yang diduga menjadi petugas gadungan itu memeriksa kondisi listrik, ketika tak ada orang dewasa di dalam rumah.
Pelaku memiliki ciri mengendarai motor matik Yamaha Fino, memakai jaket jins, celana jin biru, dan memakai masker sehingga wajahnya tak tampak jelas. Aksi pencurian modus ini terjadi pada Jumat (5/9/20220 sekitar pukul 11.00 WIB.