Sosok Kuntara, Jenderal Kopassus Keturunan Tionghoa dari Tentara hingga Duta Besar

Andi Mohammad Ikhbal
Mantan Pangkostrad dan Danjen Kopassus Letjen TNI (Pur) Kuntara. (Foto: Pen Kopassus)

Setelah pensiun dari militer, Kuntara dipercaya menjadi Duta Besar RI untuk China. Dia diketahui sangat fasih berbahasa Mandarin. Dia bertugas di Negeri Tirai Bambu periode 1997-2001. 

Jejak kariernya sebagai tentara tercatat, Letjen Kuntara pernah terlibat dalam Operasi Woyla untuk membebaskan para sandera dalam pesawat Garuda Indonesia yang dibajak di Bandara Don Muang, Bangkok, Thailand tahun 1981. Operasi penyerbuan ini dipimpin Sintong yang saat itu menjabat Asinsten Operasi Kopassandha.

Persiapan operasi itu relatif singkat. Tim Baret Merah berkejaran dengan waktu untuk segera membebaskan para penumpang yang disandera kelompok teroris Komando Jihad tersebut.

Dalam masa-masa persiapan itu, Asiten Hankam Benny Moerdani terus memonitor, termasuk urusan peluru yang akan digunakan untuk penyerbuan. 

Suatu ketika Benny memerintahkan Kuntara untuk mengambil peluru kaliber 9 mm di Tebet untuk memastikan senjata yang digunakan pasukan Sintong bekerja baik.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dikunjungi Dubes Boroujerdi, Jokowi Sampaikan Simpati ke Rakyat Iran

57 tahun lalu

Profil Sarwo Edhie Wibowo, Kakek AHY yang Ditetapkan Pahlawan Nasional

57 tahun lalu

Rekam Jejak Mayjen Hendy Antariksa Pangdam I/Bukit Barisan, Jenderal Kopassus SAT-81 Gultor

57 tahun lalu

Identitas 3 Prajurit Kopassus Korban Luka Kerusuhan Yalimo, Sempat Dikepung di Pos Maleo

57 tahun lalu

Update Kerusuhan di Yalimo: 3 Personel Kopassus Luka, Ratusan Warga Mengungsi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal