Sopir, Penumpang, dan Pedagang di Terminal PAB Cimahi Jalani Rapid Test Antigen

Adi Haryanto
Petugas melakukan rapid test antigen ke sopir angkot, penumpang, pedagang, pengunjung pasar, hingga pengemudi angkutan barang di Terminal Pasar Atas Baru, Cimahi, Selasa (2/2/2021). (Foto: Adi Haryanto)

"Makanya perlunya deteksi dini itu sebagai antisipasi. Jika terlambat upaya untuk mentrakingnya akan jauh lebih sulit, karena angkot itu kan penumpangnya dari mana-mana," ujarnya. 

Salah satu upaya mencegah penularan Covid-19 di moda transportasi umum yang dilakukan, di antaranya pembatasan jumlah penumpang. Sesuai aturan PPKM, jumlah penumpang di angkutan umum dibatasi maksimal 70 persen. Walaupun faktanya saat ini kapasitas angkot jarang yang terisi penuh, karena penumpang juga berkurang.

Salah satu pengemudi angkot, Acep Kurniadi mengaku, belum pernah menjalani tes Covid-19. Sebagai pencegahan penularan, ketika mencari penumpang dirinya selalu memakai masker. Penumpang juga selalu diingatkan untuk pakai masker saat di dalam kendaraan. 

"Ini yang pertama saya dites rapid, hasilnya negatif. Semoga aja Covid-19 cepat ada obatnya biar kehidupan dan roda ekonomi normal lagi," tutur Rinto.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Warga Cimahi Paling Disiplin Pakai Masker, Kabupaten Bandung Jaga Jarak

57 tahun lalu

Warga Keluar Masuk Cimahi Harus Rapid Test Antigen di Pintu Tol Baros

57 tahun lalu

Akses Ditutup, Pedagang dan Agen Tiket Terminal Bus Bawen Mogok Jualan

57 tahun lalu

Pohon Tumbang Diterjang Angin Kencang di Cimahi Timpa 11 Orang, PKL hingga Siswa SD

57 tahun lalu

Kecelakaan Truk Tabrak Angkot di Bandung Barat, 11 Orang Luka-Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal