Korban, YS (45), seorang pedagang sayuran, meninggal di lokasi kejadian. Kepala Unit Kecelakaan (Laka) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Bandung Kompol Tejo Reno mengatakan, kronologi kejadian berawal saat korban YS yang mengendarai motor Honda Beat nopol D 6220 ABD melintas dari arah timur ke barat di jalur lambat Jalan Soekarno-Hatta.
Tiba di lokasi kejadian, motor korban melaju tak terkendali. Akibatnya motor menabrak pohon di sisi kiri jalan. "Setelah menabrak pohon, motor dan pengendaranya (korban YS) jatuh di sebelah kiri jalan. Korban mengalami luka-luka dan meninggal di lokasi kejadian," kata Kanit Laka Satlantas Polrestabes Bandung melalui keterangan tertulis.
Peristiwa kedua terjadi Jalan Soekarno-Hatta, depan pool bus Budiman, Jumat (26/11/2021) petang. Pengendara motor seorang pria yang belum diketahui namanya itu pun tewas di lokasi kejadian setelah tubuhnya terlindas roda bus.
"Betul (kecelakaan terlindas bus). Masih ditangani petugas," kata Kanit Laka Satlantas Polrestabes Bandung AKP Tejo Reno saat dikonfirmasi melalui telepon.
AKP Tejo menyatakan, kronologi kejadian berawal saat korban melaju dari arah barat menuju timur. Pengendara tersebut melaju di jalur lambat. "Motor mau mendahului bus dari sebelah kiri," ujar AKP Tejo Reno.
Saat menyalip, tutur Kanit Laka Satlantas Polrestabes Bandung, pengendara hilang kendali sehingga oleng dan terjatuh. "Pengendara motor lepas kendali, oleng dan tubuhnya terjatuh di kolong bus," tutur Kanit Laka.