SMAN 8 Garut Bakal Digusur karena Terdampak Proyek Tol Getaci, Guru-Siswa Cemas

fani ferdiansyah
Komisi V DPRD Provinsi Jabar Enjang Tedi (kanan) menunjukkan peta rencana pembangunan jalan Tol Getaci yang berdampak terhadap SMAN 8 Garut di Kecamatan Cilawu. (FOTO: FANI FERDIANSYAH)

"Syaratnya tempat strategis lagi. Sekolah ini kan mudah dijangkau angkutan umum. Kalau di tempat lain agak susah, terutama akses jalan dan keinginan ada pengganti lebih luas lagi," tutur Kepala SMAN 8.

Luas lahan sekolah SMAN 8 Garut yang telah berdiri sejak tahun 1990 ini setidaknya kurang lebih sekira 7.400 meter persegi. Pelajar yang bersekolah di SMAN 8 Garut mencapai 860 siswa. 

Sementara itu, anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Enjang Tedi mengatakan, bangunan sekolah yang terdampak pembangunan jalan tol di Kabupaten Garut harus diganti oleh pemerintah ke tempat yang lebih ideal. 

Tujuannya agar siswa tetap melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan nyaman. "Kalau nanti ada relokasi karena terkena dampak pembangunan jalan tol, sekolah harus pindah. Kami minta, sekolah ini boleh pindah setelah ada relokasi baru yang ideal," kata Enjang Tedi seusai meninjau SMAN 8 Garut. 

Anggota dewan dari Fraksi PAN ini mengatakan, pemerintah telah merencanakan program pembangunan Jalan Tol Getaci, yang dampaknya akan membuat banyak rumah warga hingga sekolah harus direlokasi. 

Khusus bangunan sekolah yang terdampak, ujar dia, pemerintah harus lebih memprioritaskan rencana relokasi dan harus mempersiapkan tempat ideal sebelum sekolahnya dihancurkan untuk pembangunan jalan tol.

"Itu harus segera ada kepastian, karena kalau tidak ada kepastian akan bingung, tempat relokasinya harus ada lebih dulu. Baru bisa pindah kalau sarana dan prasarananya sudah selesai," ujar dia.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Festival Baso Aci Kembali Digelar di Garut, Target Omzet Rp1,5 Miliar

57 tahun lalu

Kantor Desa Panggalih Garut dan 3 Rumah Warga Rusak Berat akibat Pergerakan Tanah

57 tahun lalu

Kasus Terjepit Cincin Sering Terjadi di Garut, Paling Ngeri Jari Membusuk

57 tahun lalu

Pemuda di Garut Buka Usaha Kopi dengan Konsep Beda, Espresso Dijual Keliling

57 tahun lalu

Pasien Suspek Difteri di RSUD dr Slamet Garut Tinggal 2, Wabah Mereda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal