Dia mnuturkan, para siswa yang mengalami gejala keracunan itu membeli jajanan sekolah dari pedagang keliling.
Saat ini, ketujuh anak tersebut sudah diberikan penanganan berupa pengobatan dan penanganan medis lanjutan.
"Kita sudah koordinasi dengan pihak sekolah, orangtua murid. Kita juga sudah melakukan penyelidikan epidemiologi kepada para siswa terdampak," katanya.