Case Manager Informasi dan Keluhan RSUD R Syamsudin menuturkan, hasil sementara pemeriksaan laboratorium, pasien dicurigai mengalami dengue shock syndrome atau bentuk klinis paling berat dari Demam Berdarah Dengue (DBD).
“Ketika diperiksa dengan hasil lab dicurigai dengue shock syndrome. Jadi istilahnya ada penurunan tensi disebabkan karena virus dengue. Kalau bahasa awamnya mungkin demam berdarah,” tutur Case Manager Informasi dan Keluhan RSUD R Syamsudin.
Saat ini, kata dr Muhammad Yusuf, kondisi pasien masih dalam observasi tim spesialis kesehatan anak pasien pun masih belum stabil dan membutuhkan perawatan intensif.
“Saat ini masih di observasi nunggu dimasukkan ke ruangan PICU. Kondisinya masih naik turun jadi masih belum stabil, tensinya masih belum signifikan terus nadinya masih cepet jadi perlu perawatan di ruang intensif,” ucap dr Muhammad Yusuf. DHARMAWAN HADI