Selain itu, sedikitnya jumlah daerah di satu provinsi berpengaruh terhadap bantuan anggaran dari pemerintah pusat. "Uang pusat per kapita per penduduk dibiayai Rp1 juta di Jatim. Jabar hanya Rp600.000 karena daerahnya sedikit," tuturnya.
Untuk itu dalam kepemimpinannya nanti, dia akan berjuang agar bisa merealisasikan wacana pemekaran wilayah di Jabar. Bahkan dia menyebut pemekaran wilayah menjadi salah satu agenda politik penting ke depan.
"Pemekaran wilayah harus jadi agenda politik penting. Siapapun harus sampaikan bahwa Jabar harus punya preasure politik. Contoh Bogor (memiliki penduduk) satu juta jiwa diurus satu bupati 50 dewan, Bali satu juta jiwa oleh 10 kepala daerah. Ketidakadilan politik ini yang akan kami wacanakan dalam lima tahun ke depan. Ini cara cepat menjadikan Jabar nomor satu," kata Emil.