Sesar Indo-Australia dan Eurosia Sangat Aktif, Sebulan 33 Kali Gempa di Laut Selatan Jabar

Arif Budianto
Intensitas gempa bumi di wilayah selatan Jawa Barat disebabkan sangat aktifnya Sesar Indo-Australia dan Eurosia. (Foto: Ilustrasi) 


Ketiga, gempa bumi pada 12 Oktober 2021 pukul 05.23 WIB, yang berpusat 7,85 Lintang Selatan dan 107,28 Bujur Timur pada kedalaman 29 km. Gempa berkekuatan 3,9 tersebut dirasakan di Kabupaten Garut sebesar II - III MMI.

Terakhir, gempa bumi berkekuatan sebesar 4,2 yang berpusat pada 7,55 Lintang Selatan dan 106,69 Bujur Timur pada kedalaman 30 Km, yang terjadi pada 30 Oktober 2021 pukul 05.56 WIB. Gempa tersebut dirasakan di Ujung Genteng, Cipamingkis, Jampang, Cikaso, Cidolog sebesar III MMI.

"Dengan memerhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, keempat kejadian gempa bumi yang dirasakan merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas pensesaran di laut pada bagian dalam dari Lempeng Eurasia," katanya.

BMKG mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Serta menghindari bangunan-bangunan retak atau rusak yang diakibatkan oleh gempa. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Terkini Magnitudo 2,7 Guncang Ambon

57 tahun lalu

Gempa Dangkal M2,6 Guncang Purwakarta, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Aktif

57 tahun lalu

Peringatan Dini BMKG, Waspadai Gelombang 4 Meter di Laut Selatan hingga 31 Oktober

57 tahun lalu

Analisis BMKG Gempa Waropen M5,7 Dipicu Aktivitas Sesar Aktif di Darat

57 tahun lalu

BMKG: 117 Gempa Susulan Guncang Sumenep Akibat Aktivitas Sesar Aktif di Laut Selatan Madura

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal