Sepanjang 2020 Ekspor Hortikultura Jabar 2020 Tembus Rp3 Triliun

Agung Bakti Sarasa
Gubernur Jabar Ridwan Kamil melepas ekspor komoditas sayuran tujuan Singapura di UPTD Balai Pengembangan Benih Hortikultura dan Aneka Tanaman Instalasi Margahayu, Lembang, KBB, Rabu (11/11/2020). Foto/Humas Pemprov Jabar

Selain itu, berdasarkan data Stasiun Karantina Pertanian Kelas 1 Bandung, nilai transaksi ekspor sektor pertanian sepanjang 2020, khususnya komoditas sayuran mencapai 2.774.054 kilogram senilai Rp46 miliar dengan negara tujuan China, Thailand, dan Singapura.

Selain itu, ekspor komoditas buah sebanyak hampir 2.540.961 kg senilai Rp44 miliar dengan negara tujuan Singapura, Malaysia, China, dan Hong Kong dan tanaman obat mencapai 10.800 kg senilai Rp312 juta dengan negara tujuan Singapura, serta tanaman hias 74,520 batang senilai Rp2,49 miliar dengan 54 negara tujuan seperti Turki, Amerika Serikat, Jepang, hingga Italia.

"Berdasarkan data total ekspor sejak awal tahun 2020 di Jawa Barat telah mencapai angka Rp3 triliun. Orientasi ekspor adalah salah satu solusi yang akan dijadikan alternatif dalam konteks pengembangan komoditas tanaman pangan dan hortikultura di Jawa Barat ke depan,” kata Dadan.

Selain pelepasan ekspor komoditas hortikultura Jabar ke sejumlah negara, dalam kesempatan itu, diluncurkan pula aplikasi Peta Komoditas Ekspor Pertanian Indonesia atau Indonesian Map of Agriculture Commodities Exports (I-MACE) di Provinsi Jabar.

Aplikasi yang dicanangkan Badan Karantina Pertanian (Barantan) Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia ini berisi informasi kegiatan ekspor komoditas pertanian di Unit Pelaksana Teknis Karantina Pertanian seluruh Indonesia.

I-MACE diharapkan dapat digunakan pemda provinsi dalam pembangunan pertanian serta mendorong pertumbuhan komoditas pertanian berorientasi ekspor.

"Kami menyampaikan bahwa aplikasi (I-MACE) berisikan data serta merta atau real time lalu lintas produk pertanian yang diekspor dengan harapan dapat dijadikan informasi bagi para pemangku kepentingan, khususnya pemerintah daerah dalam mengembangkan kawasan pertanian berorientasi ekspor,” ujar Kepala Pusat Karantina Tumbuhan dan Keamanan Hayati Nabati Adnan, MP mewakili Kepala Barantan Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi, Jabar Tawarkan 27 Proyek Senilai Rp32 Triliun ke Investor

57 tahun lalu

Pemprov Jabar Raih Predikat Urutan Kedua Pemerintah Daerah Inovatif 2020 dari Kemenristek

57 tahun lalu

Gairahkan Ekspor, Jokowi Instruksikan Pengusaha Cari Pasar Baru

57 tahun lalu

Ekspor Indonesia Januari-Agustus ke China Tembus 48,7 Miliar Dolar AS

57 tahun lalu

Pandemi Covid-19, Ekspor Indonesia ke China Tumbuh 6 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal