Upaya yang dilakukan untuk menurunkan angka kematian pada ibu dan bayi, kata Indah, seperti dengan mengembangkan program 1.000 hari pertama kehidupan. Serta peningkatan pelayanan Puskesmas melalui program kelas ibu hamil, kelas ibu balita, dan kunjungan rumah ibu hamil risiko tinggi.
"Ibu hamil harus lebih hati-hati, jaga kondisi ibu dan bayinya agar tetap sehat. Jika ibu hamil tertular Covidd-19, efeknya bisa berbahaya bagi ibu dan bayi yang dikandung," tutur Indah Gilang.
Sementara bagi pasangan suami istri yang belum hamil, pihaknya menyarankan buntuk menunda kehamilan ditengah pandemi Covid-19. "Jika hamil metabolisme dan kebutuhan nutrisi akan meningkat, sehingga kalau ada gangguan dari luar kondisinya imun tubuhnya akan menurun," ucapnya.