Sebelum Tiba di Rumah Ini, Penculik Bung Karno Sempat Ditembaki Serdadu Jepang

Mohammad Fachruddin
Rumah sejarah di Rengasdengklok, Kabupaten Karawang menjadi saksi bisu penculikan proklamator Soekarno-Hatta oleh pemuda pejuang. (Foto: iNewsTv/ Mohammad Fachruddin)


Monumen ini dibangun di atas tanah seluas 1.500 m2, yang merupakan bekas lokasi Markas Peta di Kampung Bojong Tugu, Desa Rengasdengklok Utara. Kecamatan Rengasdengklok. Lahan monumen berbentuk segi tiga, sisi belakang monumen berbatasan langsung dengan tanggul Citarum.
 
Lingkungan sekitar monumen merupakan dataran rendah, monumen dibangun pada tahun 1950 dan dilakukan pemuggaran oleh Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Karawang pada tahun 1984. Pemugaran terakhir pada masa pemerintahan Presiden Megawati Sokarno Putri. 
 
Kondisi monumen berupa taman dengan bangunan tugu, setelah memasuki pintu gerbang terdapat jalan setapak menuju bagian inti monumen. Di tengah-tengah batur ini berdiri tugu kebulatan tekad yang bentuknya terdiri tiga bagian. Bagian bawah merupakan semacam alas berukuran 3x3 m disusun secara berundak-undak terdiri lima undakan. Di atasnya merupakan bagian badan berbentuk kotak, pada panil yang berada di depan terdapat teks Proklamasi.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menengok Museum Perjanjian Kalijati, Saksi Bisu Menyerahnya Belanda terhadap Jepang

57 tahun lalu

May Day, Belasan Ribu Buruh Karawang Berangkat ke Jakarta

57 tahun lalu

Daftar Lengkap Korban Kecelakaan Maut di Majalengka, 6 Orang Tewas dan 13 Luka

57 tahun lalu

Tepergok Saat Beraksi, Maling Motor Bersenpi di Karawang Babak Belur Dihakimi Massa

57 tahun lalu

Buruh Pabrik Jadi Korban Begal di Karawang, Luka Parah di Leher

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal