“Kami panitia merasa panik karena satu sapi yang paling besar ini mengamuk. Bahkan, ada sebagian yang jatuh dan ibu-ibu sampai luka,” kata Ketua RW 01 Harniwan.
Sapi yang mengamuk berjalan melewati sejumlah jalan gang dan sempat ke jalan raya. Sapi tersebut akhirnya masuk ke halaman sekolah SMA Muhamadiyah di jalan rumah sakit.
Panitia bersama warga berhasil menangkap kembali sapi yang lepas dan mengamuk. Karena sapi dikhawatirkan kembali mengamuk, akhirnya sapi disembelih di lokasi halaman SMA Muhamadiyah. Sementara empat sapi lainnya disembelih di lokasi lapangan di RW 01.
“Jadi, rencana semula yang lokasi penyembelihannya di satu lokasi, akhirnya berubah. Lokasi terpaksa di dua tempat, salah satunya di halaman SMA Muhammadiyah,” kata Harniwan.
Harniwan pun berharap kejadian ini tidak kembali terjadi ke depannya. Kejadian tersebut menjadi pelajaran berharga untuk penanganan hewan kurban pada Idul Adha selanjutnya.