Sanksi soal Kaus #2019GantiPresiden, Pengamat: Membatasi Demokrasi

Yogi Pasha
Pasangan Cagub-Cawagub Jabar, Sudrajat-Ahmad Syaikhu saat mengikuti debat kandidat kedua Pilgub Jabar 2018, di Depok. (Foto: iNews.id/Yogi Pasha)

Hendri menyarankan pasangan Asyik fokus pada kejadian-kejadian saat debat publik putaran kedua. Misalnya soal ungkapan-ungkapan tak pantas yang keluar begitu pasangan Asyik memamerkan kaos bertuliskan #2019GantiPresiden.

"Misalnya ada yang teriak nama binatang, ya itu dilaporkan saja. Terus kalau gak salah soal teriakan hidup Jokowi, kan itu juga sebetulnya di luar materi," tuturnya.

Setali tiga uang dengan pengamat politik dan hukum dari Universitas Parahyangan (Unpar) Bandung, Asep Warlan. Dia memandang aksi pasangan Asyik sebagai dinamika yang wajar terjadi dalam pertarungan politik.

Terlepas dari keputusan Bawaslu, Asep mencoba menganalisis pesan politik yang ingin disampaikan Asyik di panggung debat public. Sebab menurut dia, aksi membentangkan kaos dengan pesan '2018 Asyik Menang, 2019 Ganti Presiden', juga harus dipandang dari sudut berbeda yang menjadi menarik untuk dibahas.

Pertama, sepertinya pasangan Asyik ingin menyampaikan kepada publik ada hubungan antara pilkada dengan pilpres mendatang. Pesan politik mereka (Asyik) ingin mengajak kepada masyarakat, terutama para pendukungnya untuk menciptakan pemerintahan yang linier antara pusat dan daerah.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sudrajat Naik Derajat! Penjual Es Gabus Viral Dapat Umrah, Omzet Terus Melejit!

57 tahun lalu

Waketum Partai Perindo Ferry Kurnia Optimistis Dedi Mulyadi Menang di Pilgub Jabar

57 tahun lalu

Jeje-Ronal Ditunjuk PDIP Maju Pilgub Jabar 2024, Reaksi Keduanya Sama-Sama Kaget

57 tahun lalu

Dedi Mulyadi Ungkap Pesan Airlangga usai Dipinang Golkar Maju Pilgub Jabar 2024

57 tahun lalu

Ini Alasan Golkar Akan Dorong Ridwan Kamil Kembali Maju di Pilgub Jabar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal