Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Bandung Deden Ridwansah mengatakan, tujuh kapal dikerahkan untuk mencari para korban. Sektor 1, KP Parkit, KM Tunggal Jaya, dan KM Damar Lautsco melakukan penyisiran dengan luas area pencarian 118 Nanometer (NM). Tim telah bertolak dari Pelabuhan Eretan sejak pukul 05.00 WIB.
Sektor 2, KN SAR Wisnu melakukan pencarian dengan luas area pencarian 118 NM sejak pukul 06.00 WIB. Sektor 3 KRI Teluk Bintuni melakukan pencarian dengan luas area pencarian 118 NM.
Sektor 4 KRI Cucut melakukan penyisiran dengan luas area 118 NM dan sektor 5 RIB 01 Bandung melakukan penyisiran dengan luas area pencarian 89 NM.
Empat korban meninggal yang ditemukan antara lain:
1. Leman (71) warga Parean, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu
2. Toreon (80) warga Pagirikan, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu
3. Misja (43) Blok Song Rt 001/004 Desa Pabean, Kecamatan Udik, Kabupaten Indramayu
4. Satu korban masih diidentifikasi di RS Bhayangkara Losarang, Indramayu.
Data ABK yang masih dalam pencarian sebanyak 13 orang dan 1 orang belum teridentifikasi yaitu:
1. H Toir
2. Soleh
3. Iman Bojol
4. Tapno cilik
5. Ali
6. Sapeni
7. Abdul
8. Alfa
9. Hadi (Eka)
10. Empo
11. Iyas
12. Tara
13. Danus
14 . Nandar
Unsur SAR yang terlibat dalam operasi pencarian antara lain, Basarnas Bandung, Basarnas Jakarta, BSG, Lanal Cirebon, Polres Indramayu, Ditpolair Polda Jabar, Koarmabar, Ditpolair Mabes Polri, DVI Polda Jabar, BPBD Indramayu, Dinkes Indramayu, Dinas Perikanana dan Kelautan Indramayu, RS Bhayangkara, UPP/Syahbandar Indramayu, Satpolair Indramayu, dan Satpolair Polresta Cirebon.
Kemudian, HNSI Indramayu, OI Crisis Center Indramayu, Tagana, PMI Indramayu, IEA, Mapaksinu, FKAM, OCC UPW Indramayu, Satguna DT, MAP, BMC, Gadamuusa, Volunteer Gunung, Remar 86, Himspa YPK Panjangbala, PAUD Indramayu, Penikmat Alam, SKIN Indramayu, KRI Indramayu, MIB, SIGMA, dan Barometer Center (BMC).