Eka mengatakan, sebelum ditemukan tewas terbakar di dalam mobil, korban berpamitan ke istrinya hendak mengecek usaha lapo di Bantargebang, Bekasi.
“Istri korban bilang korban mau ngecek lapo di Bantargebang. Korban ini memang pengusaha lapo,” ucapnya.
Menurut Eka, berdasarkan hasil autopsi yang dilakukan tim medis Rumah Sakit Polri Kramat Jati, korban tewas diduga dengan cara membakar tubuhnya sendiri di dalam mobil. Polisi juga tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Dia mengungkapkan, dari hasil penyelidikan di lokasi kejadian, petugas menemukan botol plastik berisi bensin sekitar 600 mililiter di sekitar mobilkorban dan korek api bekas dipakai.
“Berdasarkan autopsi juga, ada jelaga di kerongkongan korban karena terlalu banyak menghirup karbon. Jadi korban mati lemas,” ucapnya.