Karier Listyo Sigit di Korps Bhayangkara terbilang cemerlang. Diawali sebagai Kabag Pengendalian Personel (Dalpers) Biro Personel (Ropers) Polda Metro Jaya pada 2009. Pada tahun yang sama, dia menjadi Kapolres Pati, Jawa Tengah.
Satu tahun kemudian, Listyo Sigit juga pernah menjadi Kapolres Sukoharjo pada 2010 dan Wakapolretabes Semarang. Setahun kemudian dia diangkat menjadi Kapolresta Surakarta pada 2011.
Sejumlah jabatan tinggi juga pernah diemban, mulai dari Kasubdit II Dittipidum Bareskrim Polri pada 2012, Direskrimum Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) pada 2013 hingga dipercaya menjadi ajudan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2014.
Setelah masuk dalam lingkaran atau ring satu Istana, karier Listyo Sigit makin melesat. Dia dipromosikan sebagai Kapolda Banten pada 2016 dan menjadi Kadiv Propam Polri 2018.
Setahun mengemban tugas sebagai Kadiv Propam Polri, Listyo Sigit mendapatkan promosi bintang tiga dan sebagai Kabareskrim Polri pada 2019.
Dalam kurun waktu setahun di Bareskrim di bawah kepemimpinan Listyo Sigit, berbagai kasus besar berhasil diungkap. Salah satu yang sangat menonjol adalah penangkapan buron kasus cessie Bank Bali Djoko Tjandra.