"Kemudian bensin tumpah ke lantai. Saat itu juga kompor gas yang berjarak 2 meter dari tempat pemindahan bensin dalam keadaan menyala, karena pemilik rumah sedang memasak air," jelas dia.
Tumpahan bensin itu pun, kata dia, langsung menyambar begitu saja dan kemudian terjadi kebakaran. Pemilik rumah lamgsung berlari keluar rumah dan memberitahukan kepada keluarga serta warga sekitar untuk meminta tolong.
"Warga berusaha menyelamatkan barang-barang dari dalam rumah dan karena lokasi berada di wilayah Pasar Ciawigebang, yang banyak pemukiman penduduk dan tempat usaha," kata dia.
Warga, kata Khadafi, berusaha memadamkan api dengan menggunakan peralatan seadanya. Namun, api semakin membesar dan merambat kebangunan lainnya.
"Saat tiba di lokasi kebakaran api sangat besar, dibantu anggota Polsek Ciawigebang, anggota Koramil Ciawigebang, anggota Satpol PP Ciawigebang, beserta warga masyarakat api berhasil dipadamkan pada pukul," kata dia.
Beruntung, kata dia, api tidak sampai merambat ke bangunan lainnya. Ada hanya sebuah ruko yang turut terbakar.
"Peyebab kebakaran diduga berasal dari tumpahan bensin yang di isi dari drigen ke dalam drum, karena terlalu penuh dan langsung disambar oleh api yang berasal dari kompor gas yang menyala di dapur," jelas dia.