Rumah Ambruk lalu Dijual, Pasutri Tua di Sukabumi Terpaksa Tinggal di Hutan Bertahun-tahun

Indra Firdaus
Emak Oon sedang memembereskan perabotan yang berantakan di dalam gubuknya. (Foto: iNews.id/Indra Firdaus)

Di sisi lain, Emak Oon mengungkapkan sudah tidak memandang sayang atau pun cinta, terpenting ada tanggung jawab dan dituntun oleh Abah. Sering kali Abah sakit dan Emak lah yang membeli obat itu pun jika uangnya ada.

Emak Oon yang hanya dikasih Rp50.000 dan harus mengirit untuk kebutuhan selama sepekan. Dia juga berkeinginan mempunyai rumah yang layak serta banyak tetangga, tidak seperti sekarang yang hanya tinggal di gubuk di tengah hutan perkebunan. Sering kali Emak dan Abah ini merasa sedih karena hujan. Mereka tidak tahu harus berlindung ke mana, namun Abah selalu menguatkan untuk tetap berlindung di gubuk jika hujan dan angin datang.

Sementara itu, Kepala Dusun Bojong Tipar, Wahyu mengatakan, sebenarnya keberadaan Abah dan Emak Oon tidak ada masalah. Karena dari awalnya pun mereka berkeinginan tinggal di lokasi tersebut. Karena Abah bekerja memelihara sawah dan kebun kadang ikut bekerja sebagai kuli di orang lain.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kisah Pilu Emak Esih Warga Cigondewah Kaler Bandung, Hidup Sendiri di Gubuk Reyot

57 tahun lalu

Mayat Pria Misterius Ditemukan di Gubuk Tengah Sawah Pandeglang Banten

57 tahun lalu

Bikin Haru, Polisi Sisihkan Gaji Bangun Rumah Nenek Lumpuh yang Tinggal di Gubuk Reyot

57 tahun lalu

Cerita Sedih Ibu-3 Anak di Polman Tinggal di Gubuk Reyot usai Ditinggal Suami Nikah Lagi

57 tahun lalu

Banda Aceh Gempar, Lansia Ditemukan Tewas Dalam Gubuk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal