Rumah Adat Suku Baduy, Dibangun Tanpa Paku Mampu Bertahan Ratusan Tahun

Asep Supiandi
Rumah Adat Suku Baduy sarat akan makna keseimbangan alam yang patut dijaga sebagai kekayaan budaya bangsa. (Foto: id.wikipedia.org)

2. Simbol Kesederhanaan

Secara umum Rumah Adat Suku Baduy memiliki gaya bangunan panggung. Bahan yang bisa digunakan untuk bangunan Rumah Adat Suku Baduy adalah bambu. Rumah tersebut merupakan simbol kesederhanaan dari masyarakatnya. Adapun keutamaan yang ingin didapat dari bangunan rumah ini adalah fungsi perlindungan dan kenyamanan. Selain itu semangat kekeluargaan di Suku Baduy masih sangat kental, sehingga dalam proses pembangunan Rumah Adat Suku Baduy melibatkan warga sekitar dengan cara gotong royong.

3. Bagian-bagian Rumah

Rumah Adat Suku Baduy pada umumnya memiliki struktur bangunan yang tinggi menyerupai rumah panggung. Hal ini dikarenakan kontur tanah yang biasa dihuni tidak rata. Untuk menyesuaikan dengan keadaan ini, maka pada bagian yang miring ataupun tidak rata dan bergelombang maka biasanya masyarakat Baduy meletakkan batu kali yang ditumpuk.

Fungsi utama dari batu ini adalah sebagai penyangga bangunan yang dikhawatirkan tanahnya bergerak ataupun longsor. Rumah Adat Suku Baduy dibangun dengan mengikuti kontur tanah tempat didirikannya bangunan. Hal inilah mengapa orang Baduy sering kali disebut sangat menjaga kelestarian lingkungan.

Bagian atap dari Rumah Adat Suku Baduy ini terdiri atas daun yang disebut dengan sulah nyanda. Nyanda memiliki makna bersandar dalam posisi tidak lurus namun agak merebah ke arah belakang. Hal ini terlihat dari posisi sulah nyanda yang dibuat panjang dan memiliki derajat kemiringan yang lebih rendah di bagian kerangka di bawah atap. 

Bagian bilik rumah dan pintu dibuat dari anyaman bambu. Anyaman ini disusun dan dianyam secara vertikal yang dikenal dengan nama sarigsig. Teknik ini dibuat berdasarkan perkiraan saja dengan tidak diukur terlebih dahulu. Adapun untuk keamanan rumah, maka pemilik rumah biasanya membuat dua buah kayu yang disusun menjadi palang sehingga bisa ditarik dan didorong dari bagian luar rumah.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kenapa Nama Kota di Jawa Barat Berawalan Ci? Ternyata terkait Bangsa Matahari

57 tahun lalu

Libur Tahun Baru 2026, Wisata Baduy di Lebak Dipadati Pengunjung

57 tahun lalu

Jembatan Utama di Lebak Banten Ambruk, Ribuan Warga Terisolasi

57 tahun lalu

Warga Baduy Minta Waktu Pencoblosan Diundur Jelang Pilkada 2024, Ini Alasannya 

57 tahun lalu

Perkampungan Badui Dalam Ditutup bagi Wisatawan saat Kawalu, Ini Waktunya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal