Dalam laporan itu, kronologi kejadian, kebakaran diduga sementara berawal dari cipratan minyak panas yang tersambar api. Dugaaan itu disampaikan Manajer RM Ampera Adi.
Saat hendak dipadamkan oleh pegawai menggunakan karung basah, api tiba-tiba membesar. Karyawan dan beberapa tamu lari menyelamatkan diri. Akibat kepanikan saat RM Ampera terbakar, dua pegawai terkilir di kaki dan lengan, yaitu Heni (28) dan Iwan (26).
Kapolsek Rancasari Kompol Oesman Imam mengatakan, polisi belum dapat memastikan penyebab kebakaran di RM Ampera. Polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui hal tersebut.
"Untuk dugaannya (penyebab kebakaran RM Ampera) belum. Kami olah TKP (tempat kejadian perkara) untuk mengetahui penyebab kebakaran atau dugaan sementara,” kata Kapolsek Rancasari.
Kompol Oesman Imam menyatakan, sempat terjadi kemacetan saat petugas pemadam kebakaran memadamkan api. Polisi menutup sementara jalur lambat di area lokasi kejadian. "Akses jalan macet, memang saat terjadi itu jam keluar istirahat," ujar Kompol Oesman Imam.