Gubernur Jabar menuturkan, pasien Covid-19 yang berjatuhan umumnya berasal dari kluster keluarga. Oleh karenanya, Kang Emil meminta warga Jabar untuk terus waspada.
"Klusternya mayoritas kluster keluarga. Jadi, walaupun tidak mudik ada kunjungan- kunjungan ke rumah-rumah itu ternyata (kasusnya) tinggi," tutur Gubernur Jabar.
Kang Emil pun berharap, lonjakan kasus Covid-19 di Jabar dapat segera ditekan. Karenanya, dia meminta, warga Jabar tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) 5 M, yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas.
"Semua juga sudah jenuh, semua juga sudah bosan, tapi kalau nanti terjadi kedaruratan yang dirugikan kita juga. Kita harus WFH (work from home) lagi dari rumah, mall ditutup lagi, jam operasionalnya dibataai, jalan-jalan ditutup, dan sebagainya. Kita tidak menginginkan itu jadi berkepanjangan," ucap Kang Emil.