Meski begitu, Kang Emil menuturkan, jika harga kepokmas tidak terkendali dan stok minim, dia memastikan bahwa Pemprov Jabar bersama Badan Urusan Logistik (Bulog) serta pemerintah kabupaten/kota akan menggelar operasi pasar. "Kalau mereka (masyarakat) sudah menjerit harga mahal, saya biasanya suka kontak Bulog gelar operasi pasar," tutur Kang EMil.
Mendag Muhammad Lutfi menuturkan, pantauan ke sejumlah pasar menjelang dan saat bulan suci Ramadan menjadi kegiatan rutin. Tujuannya untuk memastikan semua kepokmas dan kebutuhan penting lainnya tersedia.
"Seperti biasa menjelang dan saat Ramadhan cek ke lapangan untuk memastikan semua barang pokok dan penting ada," kata Mendag M Lutfi.
Menurutnya, Pasar Kosambi yang merupakan pasar premium di tengah kota punya karakteristik yang sedikit berbeda dengan pasar induk dan tradisional.
Mendag memastikan bahwa secara keseluruhan, harga kepokmas di Pasar Kosambi relatif stabil, meski ada dinamika naik turun. "Yang naik itu hanya minyak goreng," ujarnya.