Ridwan Kamil Sebut Kasus Covid-19 di Jabar Turun, Ini Indikatornya

Agus Warsudi
Info grafis peringkat Indonesia dalam penanganan pandemi Covid-19. (Foto: iNews.id)

"Logikanya kalau kasus naik gitu dan heboh, kan berita rumah sakit juga nggak bisa dibohongi. Berarti penuh dengan orang-orang yang baru sakit. Maka ruang perawatan isolasi penuh. Logikanya seiring dengan naiknya kasus aktif harian. Ini kan enggak," ujarnya.

Kang Emil menuturkan dilaporkan kasus harian di Jabar naik. Tetapi, tingkat okupansi ruang isolasi di rumah sakit justru menurun. 

"Kan nggak nyambung. Berarti yang betul kasus di Jabar secara realita penetapan lab itu sudah cenderung menurun," tutur Kang Emil.

Pemprov Jabar, kata Gubernur Jabar, bertekad menekan tingkat keterisian ruang isolasi sesuai standar WHO sebesar 60 persen. Tingkat okupansi ruang isolasi di rumah sakit di Jabar sempat menyentuh angka 80 persen.

"Sekarang 69 persen. Kami bertekad (okupansi ruang isolasi di) rumah sakit Jabar turun menjadi 60 persen. Kalau standar pusat kan 70 ya kritisnya dan WHO 60. Kami (Jabar) sudah berada di bawah standar pusat. Alhamdulillah. Tapi saya akan push seminggu atau dua minggu ini supaya keterisian (ruang isolasi di RS) di bawah 60," ucap Gubernur Jabar. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jokowi Sebut PPKM Tak Efektif, Ridwan Kamil Kritik Data Covid-19 Pusat Amburadul

57 tahun lalu

Karawang Zona Merah Covid 7 Pekan, Ridwan Kamil Ungkap Fakta Penyebabnya

57 tahun lalu

Vaksinasi Covid-19 Tahap I Hanya 25 Persen, Ridwan Kamil Tak Puas

57 tahun lalu

Karawang 6 Pekan Zona Merah, Ridwan Kamil Beri Perhatian Khusus

57 tahun lalu

Jadwal SIM Keliling di Bandung Hari Ini 4 Juni 2026, Cek Lokasi dan Persyaratan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal