BANDUNG, iNews.id - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dinilai memenuhi syarat menjadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim). Penilaian tersebut disampaikan Ketua Majelis Kode Etik Ikatan Ahli Perencana Kota Indonesia (IAP) Bernardus Djonoputro.
Bernardus mengatakan, sinyalemen Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) yang menyebut Kepala Otorita IKN berlatar belakang kepala daerah dan arsitek mengarah kepada orang nomor satu di Provinsi Jabar itu.
Menurut Bernardus, meski ada sejumlah kepala daerah atau mantan kepala daerah memiliki latar belakang arsitek, namun sosok yang dicari Jokowi bukan sekadar birokrat yang memiliki kemampuan arsitek semata.
"Saya kira dari profil yang ada, lebih dari sekadar arsitek. Yang bisa disebut arsitek itu apa? Pertama, dia harus berpengalaman dan mampu menerjemahkan perencanaan makro ke dalam desain mikro. Jadi, pengalaman sebagai birokrat, bekerja dengan developer, dan (pernah) bekerja secara swasta, penting sekali," kata Bernardus.
Kedua, ujar Bernardus, kepala daerah berlatar belakang arsitek yang dipilih untuk memimpin IKN harus memiliki jaringan global. Terlebih, dengan kehadiran IKN tersebut, Indonesia tengah berupaya memindahkan ibu kota ke jantung khatulistiwa.