Ribuan Warga Jabar Jadi ART dan Perawat Lansia di Taiwan, Tergiur Gaji Rp10 Juta per Bulan

Agung Bakti Sarasa
Pekerja migran Indonesia di Taiwan. (FOTO: DOK)

"Rp 10 juta untuk jadi asisten rumah tangga, makan dan (kebutuhan) lainnya juga ditanggung," ucap dia.

Tidak hanya itu, lanjut Erwin, para PMI di Taiwan pun jarang mengalami perlakuan tak menyenangkan dari majikannya. Hal itulah yang menjadi daya tarik lain selain upah yang cukup besar.

"Mereka yang berangkat ke Taiwan itu juga resmi," katanya. 

Lebih lanjut Erwin mengatakan, berdasarkan data yang dikantonginya, daerah yang paling sering memberangkatkan PMI di Jabar yakni Kabupaten Indramayu. 

Selama tahun 2022, sebanyak 6.982 PMI asal Indramayu diberangkatkan ke berbagai negara. Selain Taiwan, negara tujuan utama lainnya yakni Timur Tengah seperti Arab Saudi. 

"Indramayu ranking pertama, kabupaten paling besar menempatkan pekerja migran," imbuh Erwin. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kepala BP2MI Sebut Ada Oknum Aparat jadi Beking Perdagangan Manusia

57 tahun lalu

BP2MI Berangkatkan 48 TKI ke Korsel Melalui Program G to G

57 tahun lalu

PMI Korban Kekerasan di Malaysia Berhasil Pulang, Kartini Perindo Ucapkan Terima Kasih Untuk BP2MI dan Kemenlu

57 tahun lalu

Kasus TKI Ilegal Tinggi, Kepala BP2MI: Jangan Tergiur Iming-Iming Gaji Besar

57 tahun lalu

Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 30 Mei 2026, Cek Lokasi dan Persyaratan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal