Ribuan Santri di Tasikmalaya Mulai Kembali, Ponpes Terapkan Protokol Kesehatan secara Ketat

Asep Juhariyono
Ribuan santri di Tasikmalaya diperiksa protokol kesehatan. Kamis (25/6/2020) (Foto iNews/Asep Juhariyono).

TASIKMALAYA, iNews.id - Sebanyak 4.500 santri Pondok Pesantren Miftahul Huda Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, mulai kembali berdatangan. Mereka diperiksa dengan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat.

Setiap santri yang datang dari zona merah langsung dikarantina di gedung khusus yang disiapkan oleh pesantren. Selain itu mereka harus membawa surat keterangan sehat dari daerah asal mereka.

Selain itu, jika tidak membawa surat sehat, maka pengurus pesantren akan menolak dan mengembalikan santri tersebut ke daerah asalnya.

Jadwal kedatangan para santri di pondok pesantren terbesar di Tasikmalaya ini dikelompokan dan diatur menurut daerah regional masing-masing.

Para santri tidak diperkenankan untuk menggunakan kendaraan umum. Bagi yang tidak mempunyai kendaraan pribadi, akan ada fasilitas kendaraan khusus yang dikoordinir oleh petugas dari masing-masing daerah, baik dari Jawa maupun luar Jawa.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Wujudkan Zona Hijau, Babel Terus Sosialisasikan Prokes Covid-19

57 tahun lalu

Jelang Nataru, Dinkes Kaltim Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19

57 tahun lalu

Waspadai Ancaman Teror Bom Jelang Nataru, Polda Babel Siagakan 1.930 Personel

57 tahun lalu

Warga Serbu Layanan Vaksinasi yang Digelar Polres Sukoharjo, Ada Hadiah Motor

57 tahun lalu

Rusia Klaim Vaksin Hidung Buatannya Ampuh Lawan Virus Corona

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal